Category Archives: diri dan pikiran ku

life is….

lautHidup itu seperti laut kadang tanang,  kadang bergelombang dan kadang ada badai.

karangHidup itu seperti laut. Tidak semulus yang kita bayangkan kadang ada karang-karang yang harus diterjang untuk mencapai suatu tujuan.

ombakHidup itu seperti laut. Menciptakan ombak untuk menerjang karang. Mengurai masalah menjadi pasir.

memecah karangHidup itu seperti laut. berani menggulungkan ombak untuk memecah karang. jangan kau kira memecah karang kehidupan itu bisa hanya dengan satu ombak. Hidup itu seperti laut. membenturkan ribuan ombak untuk menghancurkan karang.

all photos by conandole.

Pelajaran dari avatar aang book fire last episode

Avatar aang. Semua juga pasti tau, anak berkepala botak dari pengendali angin yang suka naik appa & selalu bersama momo. Ada pelajaran menarik diepisode terakhir ini. Saya tidak menceritakan episode terakhir yang seru, menegangkan, pertempuran antara raja api dg aang tapi saya lebih suka membahas tentang pelajaran yang sy ambil.
Okay…sapa sih yang gak kenal raja api, yang kejam suka nyerang & membunuh orang-orang pengendali yang lain seperti pengendali bumi, pengendali air, pengendali udara. Sudah banyak negara yg dia hancur leburkan termasun membunuh semua pengendali udara.
Wah begitu kejam rupanya. Bisakah kamu bayangkan bila teman-teman mu, keluargamu, dan orang-orang yang kamu sayangi dibunuh? Apa yang akan kamu lakukan terhadap pembunuh itu bila km bertemu dg dia.
Disitulah pelajaran yg bisa diambil dari aang yaitu memaafkan. Bukan hanya aang yang melakukan itu tapi pada episode sebelumnya katara juga melakukan hal yang sama pada pengendali api yang membunuh ibunya.
Apa hanya memaafkan lalu selesai terus dibiarkan? Owh tentu tidak pasti ada hukuman bagi orang yang berbuat jahat & aniaya. Memaafkan hakekatnya disini adalah tidak memendam amarah, benci & sakit hati yang berkepanjangan yang membuat gelap mata & hidup sengsara. Orang yang bersalah harus dihukum walaupun udah dimaafkan. Hal itu agar dia bisa jera & tidak mengulangi perbuatannya.
Tapi sejujurnya memaafkan orang yang telah menyakiti kita memang sulit bahkan sangat sulit. Tapi pertanyaanny apakah kita bisa hidup tenang dengan emosi & dendam yang ada didada. Hidup itu pilihan maka pilih lah yang membuatmu tenang & menyenangkan menjalani hidup :-D;)8-)

Hei sobat

Hei sahabat. Orang yang paling menyebalkan adalah kalian. Kalian membuat ku benci. Orang yang paling menjengkelkan adalah kalian. Kalian selalu buat masalah. Orang yang paling jelek juga kalian. Kalian sering mengolok ku. Orang yang paling buat aku susah adalah kalian. Kalian sering membuat ku khawatir. Orang yang sering membuat ku marah juga kalian. Kalian sering tak sependapat dengan ku.

Hei sobat. Tapi terlepas dari semua itu, hanya kalian yang aku butuhkan dan kalian yang paling mengerti orang bodoh macam apa aku ini. Hanya kalian yang duduk disampingku saat malam buta, saat orang menjauh, saat matahari benci, saat bulan menghina, saat aku dicampakan. Hanya kalian yang berani memandang wajah ku saat semua mengacuhkan ku. Hanya kalian tak takut memakiku saat ku salah. Hanya kalian yang mengerti apa yang orang tak mengerti.

Kalian yang memukul kepalaku saat gembira, menampar ku saat sedih, hanya kalian yang membuat ku jadi kuat. Kalian yang membuat ku merasa aku adalah kalian dan kalian bagian dari aku.

Hanya Kalian Yang Ku Butuhkan….

 

Negri Pemalas

Negri yang sangat aneh, aneh sekali, aneh banget, ya…..kebangetan. di negri ini penduduknya malas-malas. Pokoknya malas sekeli dan sangat malas. Orang rajin di negri ini menjadi orang yang hina, menjadi bahan ejekan, bahan olokan, bahan cacian dan bahkan dianggap orang aneh. Penduduk negri ini malu menjadi orang yang rajin. Itulah negri pemelas. Kesibukannya hanya bermalas-malasan.

Di negri pemalas ini, orang rajin pasti menjadi bahan olokan dan ejekan. Rajin belajar dianggap sok pinter, rajin membaca katanya kutu buku, rajin beribadah dibilang berlagak alim, saling menasehati katanya banyak omong, rajin berpikir berpikir dibilang sok-sokan, rajin bertanya dianggap bodoh, rajin berpendapat katanya sok tau bahkan sok tai dan masih banyak lagi.

Anehnya lagi, dinegri pemalas ini, siapa yang paling halas sangat dihargai dan dihormati bahkan bisa jadi pemimpin para orang-orang malas lainya. Biasanya pemimpin yang malas akan malas mengurus orang lain, nah itulah yang diinginkan oleh para pemalas lainya karena pemalas sangat pantang untuk di urus.

Suatu hari, sang pemimpin mengetahui ada orang rajin di negri pemalas itu. Ia pun memerinahkan pada bala tentaranya yang malas-malas untuk menangkap orang rajin tersebut. Biasanya semakin malas bala tentara yang diutus semakin cepat orang rajin ditangkap karena orang yang sangat malas biasanya paling benci pada orang rajin sehingga kalau disuruh nagkap orang-orang rajin biasanya sangat bersemangat.

Setelah beberapa lama orang rajin pun tertangkap dan dibawa kehadapan sang pemipin untuk diinterogasi. Dengan nada yang keras dan penuh kebencian sang pemimpin bertanya “hei, baj***an. Kenapa kamu menjadi orang yang rajin, apa kau tak tahu kalau dinegri ini sifat rajin adalah sifat yang terhina dan tabu?”. Dengan tenang orang rajin tersebut menjawab “ maaf tuan, saya merasa, saya tidak melanggar peraturan. Malah saya sangat taat pada peraturan. Buktinya saya adalah salah seorang pemalas juga dan malah saya sangat malas. Sama seperti tuan-tuan sekalian.saya sangat malaaasssss sekali, malas bangettttt, dan sangat malas kalau disuruh bermalas-malasan”

Aku ingin membunuh dibulan suci

ha..ha..ha..judulnya kejam banget..sampe ingin membunuh segala, dibulan suci lagi!!! bulan yang penuh rahmat dan ampunan, apa gak takut dosa??.

Mungkin terlalu sadis, tapi tak apalah toh yang dibunuh sangat bermanfaat untuk dibunuh.

Apa sih yang ingin dibunuh?kenapa sampai ada bunuh-bunuhan segala? emang penting!!!!……. nanti ditangkap polisi lho, masuk bui, makan nasi jagung, sayur mentah, & bisa dihukum mati lho….

Jawabannya…….

ya..kalau yang dibunuh manusia yang gak bersalah, memang bisa masuk bui bahkan bisa dihukum mati. Tetapi yang mau aku bunuh memang pantas di bunuh..itu menurut ku. Terserah ada tanggapan lain.

Masalahnya yang ingin aku bunuh di bulan suci ini adalah sifat yang masih melekat dan menjadi parasit pada diriku sendiri. Dengan niat memperbaiki diri aku ingin membunuh SIFAT MALAS dan NAFSU YANG TERLALU CINTA AKAN DUNIA cuma itu dulu target yang akan dibunuh sekarang. Bukian hanya target sekarang sih…tapi udah dari dulu dan mungkin menjadi target jangka panjang yang sangat tanjang, panjang sekali bahkan sampai mati.

Gara-gara sifat malas nafsu dunia ibadah ku tidak sempurna dan kadang terasa malas-malasan. Gara-gara sifat malas dan nafsu dunia ku, nilai semester kemarin jeblok (analisa sementara karena kebanyakan dosa dan sifat malas :-)), Gara-gara sifat itu pula aku merasakan diriku jauh dari ketenangan dan ketentraman, dan karena sifat itu pula aku merasa diriku jauh dari Allah SWT.

Memang, musuh tadi sangat sulit atau super sulit atau sungguh..sungguh, sungguh…sungggguh sulit dibunuh. Tapi apa salahnya untuk dicoba dan menyusun strategi jitu di bulan yang penuh berkah ini……

semoga sukses……