Category Archives: agroindustri

Mari selamatkan bumi melalui hal-hal kecil

Kita pasti membutuhkan tempat tinggal yang nyaman untuk kita dan generasi penerus kita. Lingkungan kita yang masih indah harus kita jaga dan lestarikan bersama.

Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan untuk menjaga bumi ini tetap indah antara lain :

  1. Mengurangi penggunaan kantong plastik. Kalau kita biasa ke warung untuk membeli barang-barang kecil yang bisa dibawa dengan tanggan kosong atau bisa dimasukkan kedalam saku, hindari meminta kantong plastik. Jangan merasa malu membawa barang anda sendiri dengan tanggan tanpa kantong plastik. Banggalah karena anda punya perhatian terhadap lingkungan.
  2. Buanglah sampah pada tempatnya dan jangan sungkan mempersilahkan pemulung untuk mengambil sampah plastik anda. Jangan terlalu curiga terhadap pemulung karena tidak sedikit pemulung membawa sampah plastic anda untuk didaur ulang. Pemulung juga berperan penting dalam melestarikan lingkungan.
  3. Kalau hanya mengunjungi tempat yang jaraknya beberapa puluh meter dari rumah kita, sebaiknya lakukan dengan berjalan kaki. Selain sehat, kita juga mengurangi emisi gas yang dikeluarkan kendaraan. Walupun jumlahnya sedikit akan tetapi jika kita melakukannya sesering mungkin akan berdampak besar pada lingkungan.
  4. Mulailah melakukan penghematan listrik. Tidak usah menyalakan listrik jika tidak perlu. Selain hemat tagihan listrik, menghemat penggunaan listrik juga berdampak positif bagi kelestarian lingkungan.
  5. Untuk melakukan refreshing, anda sesekali bisa mencoba memakai kendaraan tradisional (becak, benhur, bendi, dokar, cidomo, andong, dll)  untuk bepergian bersama keluarga. Selain menyenangkan, kita juga berperan dalam melestarikan budaya dan lingkungan.

Gambar diambil dari : http://www.nationalgeographic.com/

Iklan

Bagi-Bagi Cerita (Jatuh Cinta)

Semua orang pasti pernah merasa jatuh cinta paling tidak suka dengan lawan jenis mereka. Saya gak tau definisinya, yah anggaplah hal seperti itu adalah jatuh cinta. Saya pun pernah merasakan hal yang sama, sama seperti orang pada umumnya. Saya gak tertarik untuk bercerita tentang jatuh cinta yang saya alami setahun atau dua tahun yang lalu saat saya dewasa. Yah gak tertarik aja & mohon jangan ditanya alasannya.

Saya lebih tertarik bercerita tentang cinta monyet. Saya gak tau dari mana asal kata ini, saya hanya meminjam istilah umum dimasyarakat untuk sebutan bagi remaja yang baru merasa tertarik dengan lawan jenis saja. Dulu waktu saya smp mungkin 7 atau 8 tahun yang lalu saya pertama kali merasa tertarik dengan wanita. Maklum sebelum itu masih sd, masih ingusan  & hanya tertarik dengan main, main, main, main dan belum ada beban (kadang saya menginginkan hidup seperti itu terus). Setelah itu saya merasakan hal yang aneh, mungkin seperti ciri-ciri laki-laki tumbuh dewasa dengan segala perubahan fisik dan psikisnya. Mungkin.

Dulu saya sekolah smp di Dompu, the beautiful place in the world (bagi saya pribadi dan kadang ada juga teman yang setuju). Di sekolah itu saya bertemu sahabat-sahabat terbaik yah kalau boleh dibilang seperti laskar pelangi tapi anggotanya lebih banyak sekitar 1 kelas. Bangunannya indah, setidaknya smp yang bangunannya terindah di kota itu yang pernah saya lihat. Di belakangnya ada rumah sakit umum daerah & kayaknya kami tidak memerlukan UKS (unit kesehatan sekolah) waktu itu dan UKS memang tidak ada. Alasan logisnya cuma dua, pertama karena di belakang ada rumah sakit, jadi kalau ada yang sakit tinggal diantar ke sana atau alasan kedua, sekolah kami tak punya biaya untuk bikin UKS dengan segala perlengkapannya. Entah lah.

Dulu tradisi di sekolah kami (mungkin sampai sekarang masih jadi tradisi), sebelum memasuki pagar sekolah kami harus memungut sampah, sisa-sisa dedaunan yang jatuh di depan sekolah baru lah kami diizinkan masuk, maklum lah sekolah kami gak punya tukang sapu khusus. Kalau sudah masuk wilayah sekolah kami wajib membersihkan kelas kami sendiri, dari mulai halaman depan dan belakang sampai ruang kelas, itu wajib. Yah maklum saja, sekolah kami tidak punya cleaning service. Kalau gak bersih siap-siap dimarah guru BP. Masyaallah, guru BP kami itu galaknya setengah mati, kulitnya hitam mungkin karena sering berladang, alisnya tebal, matanya merah mungkin karena kena debu saat menempuh perjalanan jauh dari rumahnya ke sekolah dan ringan tangan tapi beliau mendidik, walaupun dengan caranya sendiri. Beliau paling awal hadir di sekolah dibandingkan murid-murid. He is so cool.

Nah…….Gara-gara tradisi ini lah, pengalaman pertama saya suka dengan seorang gadis terjadi kalau istilah jaman sekarang mungkin jatuh cinta. Kalau masalah bersih-bersih kelas, dulu saya lebih memilih membersihkan jendela atau halaman melakang. Gak tau kenapa tapi enak aja rasanya membersihkan dua tempat itu. Dan juga dari kedua tempat itu saya bisa melihat anak-anak sekolah kelas lain mulai berdatangan memasuki sekolah, bisa melihat orang-orang ke kantor, bisa melihat benhur (andong), bisa liat bemo (angkot dengan musik DJ dangdut). Pokoknya kedua tempat itu PW (posisi weeenakkk) bagi saya.

Dari kedua tempat itulah saya pertama kali melihat gadis kecil belasan tahun berparas cantik jelita, anak umur belasan berkerudung putih seputih kulitnya tentunya dan berbibir merah. Dari jendela berdebu itu, pertama kali saya mengamati seorang gadis dan pertama kali pula saya merasakan hal yang aneh, bener-bener aneh. Seperti rasa senang yang menggelisahkan, rasa senang yang bisa buat cengar cengir sendiri, perasaan senang yang membuat saya sering bernyanyi, pesaraan sengan yang bisa buat saya rajin kesekolah pagi-pagi dan rajin bersih-bersih walaupun cuma bersih-bersih jendela.  Waw alangkah hebatnya perasaan itu, seperti doping untuk selalu bersemangat ke sekolah sekolah. Mungkin pelajaran yang bisa diambil yaitu kalau anak anda atau adik anda malas ke sekolah maka ajarilah tentang cinta. Itu dopingnya.

Gadis kecil itu cantik menurut saya pada saat itu, memakai tas ransel kecil dari kulit sintetis, wajahnya putih, pipinya kemerah-merahan, berjalan sendiri menuju sekolah, kadang  tersenyum, kadang sedih mukanya di pagi hari, jalanya kadang nunduk, mungkin takut tersandung batu, tapi matanya indah, bulet dan bersinar. Pertanyaannya, kenapa saya tertarik? Saya juga gak tau, saya kan hanya melihat dari jendela. Saya hanya menggosok-gosok debu di jendela sambil bernyanyi lagunya iwan fals ”mata indah bola pimpong, masih kah kau kosong”. Maklumlah masih remaja, yah tepatnya masih kecil.

Kalau ditanya tentang suaranya, apakah merdu? Wah jawabanya saya tidak tahu. Karena sampai saya lulus smp pun saya tidak pernah mendengar suaranya karena gak pernah ngomong, atau bercakap-cakap sedikit saja. Jangankan bercakap-cakap, melihatnya jalan saja jantung saya sudah dag..dig..dug.

Jadi kenapa saya suka? Saya juga gak tahu. Apa dia tahu? Kayaknya tidak, atau mungkin tau. Itu gak masalah karena zaman saya kecil dulu gak tau yang namanya pede kate, gak punya hape untuk smsan paling banter cuma berkirim salam. Apa saya berkirim salam? Saya rasa tidak. Karena saya gak mau orang tau. Malu rasanya, maklumlah masih kecil. Paling takut kena ejekan teman-teman. Tapi yang paling penting saya menikmati perasaan aneh itu, walupun sambil nge lap jendela atau memungut sampah dibelakang kelas. Tapi saya menikmatinya kawan.

conan dole is back……

Setelah sekian lama saya tidak log in ke blog ini akhirnya saya kembali. Kangen rasanya kalau tidak nge blog apa lagi udah hampir setahun tidak di up date.
Maaf buat yang sempet komen tapi saya gak balas. Bukan maksud untuk mengacuhkan tapi saya jarang nongol lagi gara-gara disibukkan hal-hal kecil. Mungkin untuk kedepan saya lebih banyak akan munculkan foto-foto hasil jepret selama se tahun ini.
Thanks…..

Segitiga Setan (Harta, Jabatan, Populeritas)

Ada hal yang menarik dikuliah MSD (manajemen sumber daya) hari Rabu lalu. Kuliah yang dimulai jam 7.15, sebenarnya sangat berat untuk diikuti, bukan karena hal yang dikaji terlalu berat melainkan waktu pelaksanaan kuliahnya yang terlalu pagi & kadang saya sendiri pun belum bangun 😀
pagi yang cera, kontra malas & hati nurani. Ternyata hati nurani saya masih menang walaupun hampir tumbang.
Hal yang “diceritakan” saat perkuliahan jauh dari yang saya bayangkan. Awalnya saya mengira yang akan dijelaskan oleh Bapak Ketua jurusan selaku dosen pengampu adalah tentang cara mengatur sumberdaya manusia dalam suatu perusahaan tetapi yang kami dapat pagi itu adalah pelajaran moral yang salah satunya segitiga setan (sebenarnya istilahnya lingkaran setan tapi saya lebih suka kalau disebut segitiga setan:-D) antara harta, jabatan & popularitas.
Yang saya cermati dari perkataan beliau & sebenarnya fakta yang terjadi menunjukan seperti itu adalah apa bila seseorang dijaman sekarang ini ingin mendapatkan jabatan mereka pasti melalui tahap harta atau popularitas. Coba kita lihat bagaimana calon2 pemimpin sekarang mengiklankan dirinya diberbagai media untuk mendapatkan popularitar dengan tujuan meraih kekuasaan. Kita lihat di jalan-jalan terpampang foto calom pemimpin yang sebenarnya gak ganteng & gak juga cantik.
Kita saksikan lagi, orang-orang yang telah mendapatkan populeritas seperti artis berlomba -lomba menjadi pemimpin.
Orang-orang kaya, para pengusaha, banyak berkecimpung didunia politik. Yah asal jangan buat kebijakan yang menguntungkan perusahaan ajah sih.
Semuanya tidak salah asal dikendalikan nafsunya untuk mengejar harta, jabatan & populeritar.

KoTeKa

Jangan salah sangaka melihat judul di atas dan menilai bahwa tulisan ini tidak sama dengan judul. Saya tidak membahas tentang papua atau tentang koteka karena saya kurang tahu tentang hal itu yang akan saya bahas berhubungan dengan KOTEKA tapi dalam versi Teknologi Pertanian. Lho apa hubungan koteka dengan teknologi pertanian? apakah orang-orang di Fakultas Teknologi Pertanian memakai koteka ? hmm…..

Dalam dunia kami, koteka itu merupakan sebutan untuk tiga jenis tanaman perkebunan yaitu Kopi, Teh, dan Karet disingkat KOTEKA. Yang akan dibahas pada tulisan ini hanya kopi untuk teh dan karet menyusul 😛 hehehe.

Mungkin tulisan tentang kopi sudah banyak dimuat di blog-blog lain, tapi tak apa lah sekedar menambahi jumlah tulisan-tulisan yang ada. Jenis kopi umumnya dibagi dua yaitu kopi robusta dan arabika. Kebiasa
an minum kopi sudah turun temurun dilakukan oleh orang Indonesia dan diluar negeripun khususnya di Eropa kebiasaan minum kopi sangat kental pada hal tanaman kopi jarang ada di Eropa. Aneh kan….

Kenapa orang minum kopi? Pasti timbul jawaban yang sangat beragam ada yang suka dan ada pula yang anti terhadap kopi. Ternyata kopi memiliki banyak khasiat selain untuk pencegak kantuk dan membuat ketagihan. Menurut penelitian dari negri sakura, kopi bagi wanita dapat mencegah kangker rahim karena dapat menurunkan hormon insulin yang menyebabkan kanker rahim, minum kopi dengan teratur dapat melindungi perlawanan terhadap sirosis maupun penyakit hati.

Mereka yang minum kopi secara rutin satu hingga enam cangkir setiap hari tidak berpotensi terkena penyakit jantung dan kanker. Mereka justru dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 25% jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi (media indonesia, 23-06-08). Hasil penelitian dari Universitas Nasional Korea Selatan bahwa menghirup aroma kopi dapat menghilangkan stres.

Apakah Anda pencinta kopi ?

PENGARUH KENAIKAN HARGA PANGAN TERHADAP STABILITAS PRODUKSI INDUSTRI PANGAN

Industri pangan merupakan industri yang merubah input dari hasil pertanian berupa produk pangan menjadi produk pangan yang bernilai tambah dan dapat diterima oleh konsumen. Industri pangan memegang peranan penting dalam memasok kebutuhan pangan suatu daerah serta meningkatkan perekonomian masnyarakat.

Di Indonesia, industri pangan sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan Badan Pusat Statistik (BPS) pernah mengeluarkan hasil risetnya pada tahun 2004 bahwa sumbangsih perdagangan dalam negeri banyak diperankan oleh UKM. Dari seluruh produksi UKM yang sebesar Rp 1.107,54 triliun, sekitar Rp 439,86 triliun atau 39,72 persennya berasal dari nilai produksi yang diberikan UKM berbasis pangan. Jadi, sudah seharusnya perhatian tertuju pada kekuatan UKM dalam membangun ketahanan pangan di Indonesia.

Dunia umumnya dan Bangsa Indonesia khususnya saat ini sedang dilanda oleh kenaikan harga pangan. Menurut penelitian The Economic Research Service di AS yang dipublikasikan majalah Amber Waves terbitan 1 Februari 2008, fenomena global faktor penyebab naiknya harga pangan adalah: pertama, karena lebih banyak penduduk yang mampu mengonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih; dan kedua, karena beberapa komoditi pangan digunakan sebagai bahan bakar.

Hal yang paling ditakutkan adalah kenaikan harga pangan yang terjadi saat ini dapat mempengaruhi stabilitas produksi industri pangan di Indonesia mengingat bahan baku industri pangan mengalami kenaikan. Apabila hal tersebut terjadi maka dapat mempengaruhi suplai produk pangan dari industri ke konsumen baik kuantas maupun kualitasnya.

Bila stabilitas industri pangan di Indonesia menurun akibat kenaikan harga pangan maka dapat mengakibatkan penurunan pasokan produk makanan olahan serta dapat meningkatkan harga produk. Bila pasokan produk pangan rendah akan berpengaruh terhadap ketahanan pangan daerah.

Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada

Artikel ini diambil dari www.forumtip.tp.ugm.ac.id dan sengaja saya masukan ke blog ini untuk promosi jurusan TIP tersebut. Berikut artikelnya :

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat
berlimpah memerlukan pengelolaan yang cermat dan profesional. Sumber
daya alam Indonesia belum banyak memberikan kontribusi bagi
kesejahteraan rakyat Indonesia. Bahan baku pertanian baik yang berupa
hasil pertanian sendiri, hasil perikanan dan perkebunan merupakan modal
besar untuk mengembangkan negara ini menjadi negara yang memiliki
kekuatan untuk berkompetisi di perdagangan global. Berdasarkan
pengalaman beberapa saat yang lalu, ternyata produk pertanian
memberikan kontribusi bagi perkembangan perekonomian negara, sehingga
sangatlah tepat pengembangan agroindustri modern dan profesional di
Indonesia saat ini.
Pengembangan agroindustri di Indonesia memerlukan dukungan sumber daya manusia yang handal, kompeten, terampilkreatif serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu fakultas yang memiliki visi dan misi untuk mengembangkan agroindustri di Indonesia,harus melangkah kedepan dengan lebih baik. Aktivitas ini telah juga didukung dan dilaksanakan oleh Jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIP), yang didirikan pada tahun 1987.
Disiplin teknologi industri pertanian adalah disiplin keilmuan yang
menitikberatkan pada dasar perencanaan, perancangan, pengembangan,
evaluasi dan penerapan unsur-unsur kesatuan sistem produksi sperti
manusia, mesin dan peralatan, kapital serta sumber daya pertanian
supaya industri tersebut dapat mencapai efisiensi dan efektifitas yang
optimal.

Kompetensi Pendidikan
Program Studi Teknologi Industri Pertanian diprogramkan untuk
menyiapkan sarjana teknologi industri pertanian di bidangnya yang
bercirikan :

  1. Memiliki kemampuan dasar dalam mengelola suatu sistem agroindustri,
    meliputi kemampuan manajerial dan pengambilan keputusan (leadership),
    kewirausahaan (enterpreunership), rekayasa (engineering), penguasaan
    teknologi dan proses produksi,
  2. Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam suatu sistem agroindustri dan terampil mengembangkan berbagai alternatif.
  3. Memiliki kemampuan untuk melakukan proses transformasi input (bahan
    baku, mesin, modal, tenaga kerja, dan metode) menjadi output yang
    memiliki nilai tambah.

Kurikulum :

Manajemen Sistem Industri :

  • Ekonomi Teknik
  • Manajemen Industri
  • Manajemen Personalia
  • Manajemen Pemasaran
  • Perencanaan Proyek Industri
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Proyek
  • Analisa Pengambilan Keputusan
  • Manajemen Stratejik
  • Perdagangan Internasional

Sistem Produksi :

  • Tataletak dan Penanganan Bahan
  • Teknik Tata Cara Kerja
  • Sistem Produksi
  • Sistem Industri Pertanian
  • Pengetahuan Bahan Industri Pertanian
  • Rekayasa Nilai
  • Analisa Produktivitas

Analisa Mutu dan Standardisasi :

  • Pengendalian Mutu
  • Teknik dan Manajemen Pengemasan
  • Sistem Manajemen Mutu
  • Teknologi Proses Perkebunan

Analisa dan Simulasi Sistem :

  • Sistem Informasi Manajemen
  • Matematika Industri
  • Riset Operasional
  • Analisis Sistem
  • Penerapan Komputer
  • Pemrograman Komputer
  • Permodelan Sistem

Reka Industri dan Pengendalian Produk Samping :

  • Satuan Proses
  • Satuan Operasi
  • Mesin dan Peralatan Industri
  • Rekayasa Perancangan Proses
  • Pengendalian Limbah
  • Perancangan dan Pengendalian Produk

Bio Industri

  • Mikrobiologi Dasar
  • Mikrobiologi Industri
  • Teknologi Pangan dan Gizi Industri
  • Biokimia Industri
  • Biologi Industri
  • Kimia Industri

Syarat Kelulusan
Mahasiswa Jurusan TIP FTP UGM harus menempuh 145-160 SKS untuk memperoleh predikat sarjana, terdiri dari :

  • Kurikulum Wajib 127 SKS
  • Kurikulum Pilihan 18 SKS
  • Waktu Studi dirancang 8 semester
  • Ikatan Alumni KATIPGAMA

Prospek Lulusan
Program S1 ini merupakan cikal bakal jurusan yang telah meluluskan
sekitar 500 alumni yang sebagian besar telah bekerja pada instansi
permerintah,swasta maupun berwirausaha. Alumni TIP banyak ditampung di
perusahaan swasta seperti Nestle, Arnott, Sriboga Raturaya, Matahari
Hypermarket, Starbuck Coffee, BreadTalk, Polytron, Phillip Morris, BAT,
maupun perguruan tinggi seperti Universitas Islam Indonesia,
Universitas Bina Nusantara, Universitas Brawijaya, IPB, Universitas
Indonesia, UNS, Universitas Trunojoyo, Universitas Atmajaya.
Mata kuliah yang ditawarkan di program S1 ini merupakan materi-materi
yang tersusun dalam kurikulum jurusan yang mencerminkan perpaduan
antara sistem produksi, manajemen dan rekayasa atau engineeringyang
mendukung proses agroindustri. Beberapa contoh mata kuliah yang
mencirikan jurusan TIP antara lain : Sistem Produksi, Sistem Informasi
Pertanian, Pengembangan Produk, Manajemen Suber Daya Alam, Sistem
Manajemen Mutu, Analisa Pengambilan Keputusan, Ekonomi Teknik, maupun
Teknologi Proses.

Fasilitas Pendidikan

Fasilitas Gedung Memadai dengan alokasi :

  • Ruang Kuliah Tersedia 0,87 m2 /Mahasiswa
  • Ruang Laboratorium 7 m2 /Mahasiswa
  • Ruang Perpustakaan 0,54 m2 /Mahasiswa
  • Ruang Perkantoran 5,69 m2 /orang

Bahan Pustaka

  • Buku tersedia 9371 judul
  • Majalah dan Jurnal berjumlah 9511 buah

Laboratorium

  • Lab. Manajemen Sistem Industri
  • Lab. Sistem Produksi
  • Lab. Analisa Mutu dan Standardisasi
  • Lab. Analisa dan Simulasi Sistem
  • Lab. Rekaindustri dan Pengendalian Produk Samping
  • Lab. Bioindustri

Kerjasama
Dalam menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi telah menjalin kerjasama dengan :

  • Balitbang Pertanian Jawa Tengah
  • Departemen Pertanian Republik Indonesia dan Dinas Pertanian Jawa Tengah
  • PT. Sriboga Raturaya Jakarta
  • PT. Nestle Indonesia Tbk. Jakarta
  • PT. Timah Tbk. Pangkalpinang
  • International Tropical Timber Organization di Yokohama Jepang
  • World Bank Robert S. McNamara Fellowship Program
  • PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.
  • PT. Tanjung Alam Jaya Banjarmasin
  • PT. Timah Investasi Mineral Jakarta
  • Pemerintah Daerah (Nusa Tenggara Barat, Jambi, Sumatera Selatan)
  • Dan lainnya

Sistem Informasi

Mulai tahun ini dikembangkan sistem informasi pendidikan,
administrasi yang terkomputerisasi, jaringan ilmiah dan teknologi, dan
lain-lain untuk tingkat jurusan.

Staf Edukatif :

  1. Adi Djoko Guritno, Dr. Ir. MSIE (UGM, ITB, Ehime University Jepang)
  2. Ag. Suryandono, Ir. M.App.Sc. (UGM, University of New South Wales Australia)
  3. A.M. Madyana, Ir. SU. (UGM)
  4. Arief Wijaya, STP, MM (sedang S2 di Belanda)
  5. Atris Suyantohadi, STP, MT. (UGM)
  6. Bambang Kartika, Ir. (UGM, University of New South Wales Australia)
  7. Darmawan Ari Nugroho, STP (sedang S2 di UGM)
  8. Didik Purwadi, Dr. Ir. M.Ec (IPB, University of Wakayama Osaka City Jepang)
  9. Dyah Ismoyowati, Dr. Ir. M.Sc. (IPB, UGM, University of Philipines)
  10. Endy Suwondo, Dr. Ir. DEA. (UGM, Polytechnique de Tolouse Perancis)
  11. Gunarti Tatik Mulyati, Ir. MSIE (sedang S3 di UGM)
  12. Henry Yuliando, STP. MM. (sedang S3 di Kyoto Jepang)
  13. Ibnu Wahid Fakhruddin Aziz, STP. MT (UGM, ITB)
  14. Jumeri, STP (training di Braunschweig Jerman)
  15. Kuncoro Harto Widodo, STP M.Sc. (sedang S3 di Osaka Jepang)
  16. Muhammad Maksum, Dr. Ir. M.Sc. (UGM, University of Philipines)
  17. Makhmudun Ainuri Dr. Ir. M.Si. (UGM, IPB)
  18. Muhammad Affan Fajar Fallah, STP (sedang S2 di Kochi Jepang)
  19. Mirwan Ushada, STP (sedang S2 di Osaka Jepang)
  20. Muhammad Prasetya Kurniawan, STP (UGM)
  21. Nafis Khuriyati, STP. M.Sc. (sedang S3 di Jepang)
  22. Slamet Sudarmadji Dr. Ir. M.Sc. (UGM, Michigan State University)
  23. Wagiman, STP. M.Si (UGM, IPB)
  24. Wahyu Purwanto, Dr. Ir. MSIE (UGM, ITB, Ehime University Jepang)
  25. Wahyu Supartono, Dr. Ir. (UGM, University of Hohenheim Jerman)

Contact Person :
Novita Erma Kristanti, STP.
Jurusan Teknologi Industri Pertanian
Fakultas Teknologi Pertanian
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Yustisia Bulaksumur
Yogyakarta 55281
Tel. : 0274-523660, 7482480
Fax. : 0274-523660
email :
website : www.tip.ugm.ac.id