Negri Pemalas

Negri yang sangat aneh, aneh sekali, aneh banget, ya…..kebangetan. di negri ini penduduknya malas-malas. Pokoknya malas sekeli dan sangat malas. Orang rajin di negri ini menjadi orang yang hina, menjadi bahan ejekan, bahan olokan, bahan cacian dan bahkan dianggap orang aneh. Penduduk negri ini malu menjadi orang yang rajin. Itulah negri pemelas. Kesibukannya hanya bermalas-malasan.

Di negri pemalas ini, orang rajin pasti menjadi bahan olokan dan ejekan. Rajin belajar dianggap sok pinter, rajin membaca katanya kutu buku, rajin beribadah dibilang berlagak alim, saling menasehati katanya banyak omong, rajin berpikir berpikir dibilang sok-sokan, rajin bertanya dianggap bodoh, rajin berpendapat katanya sok tau bahkan sok tai dan masih banyak lagi.

Anehnya lagi, dinegri pemalas ini, siapa yang paling halas sangat dihargai dan dihormati bahkan bisa jadi pemimpin para orang-orang malas lainya. Biasanya pemimpin yang malas akan malas mengurus orang lain, nah itulah yang diinginkan oleh para pemalas lainya karena pemalas sangat pantang untuk di urus.

Suatu hari, sang pemimpin mengetahui ada orang rajin di negri pemalas itu. Ia pun memerinahkan pada bala tentaranya yang malas-malas untuk menangkap orang rajin tersebut. Biasanya semakin malas bala tentara yang diutus semakin cepat orang rajin ditangkap karena orang yang sangat malas biasanya paling benci pada orang rajin sehingga kalau disuruh nagkap orang-orang rajin biasanya sangat bersemangat.

Setelah beberapa lama orang rajin pun tertangkap dan dibawa kehadapan sang pemipin untuk diinterogasi. Dengan nada yang keras dan penuh kebencian sang pemimpin bertanya “hei, baj***an. Kenapa kamu menjadi orang yang rajin, apa kau tak tahu kalau dinegri ini sifat rajin adalah sifat yang terhina dan tabu?”. Dengan tenang orang rajin tersebut menjawab “ maaf tuan, saya merasa, saya tidak melanggar peraturan. Malah saya sangat taat pada peraturan. Buktinya saya adalah salah seorang pemalas juga dan malah saya sangat malas. Sama seperti tuan-tuan sekalian.saya sangat malaaasssss sekali, malas bangettttt, dan sangat malas kalau disuruh bermalas-malasan”

Iklan

13 responses to “Negri Pemalas

  1. ha..ha..ha..

  2. Ah g asyik lu….g asyik….
    I suport the lazY kiNg!
    Malas bngt,ktmu oRanG rajin,malaz…bgt!
    TU NEgeri malas ada d mana?! Pengen dEh jd wargax!

  3. pemalazzzz ya..

  4. wajar malas
    tapi ada batasnya
    gimana klo ga ada orang malas
    lalu siapa yang mau beli
    kasur
    iyakan
    hehehe….

  5. Tenang…Ada Sportakus d global tv

  6. Ya iyalah! Masak y iya doNk!
    Hdp itu,50% tidur,20%makan,20%bc komik,5% mandi,2% maen,2% ngenet,1% istirahat.

  7. itu kamu…:-)

  8. yah….. (garuk-garuk kepala)
    hehehehehe =))

  9. Untung sayah ini pegawe yg rajin dan berbudipekerti..
    *lanjutin nonton jigoku shoujo*

  10. iya…

    yang rajin traktir kt ya pagawe…ha..ha..haa

  11. nga usah di suruh juga udah males loe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s