Mari selamatkan bumi melalui hal-hal kecil

Kita pasti membutuhkan tempat tinggal yang nyaman untuk kita dan generasi penerus kita. Lingkungan kita yang masih indah harus kita jaga dan lestarikan bersama.

Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan untuk menjaga bumi ini tetap indah antara lain :

  1. Mengurangi penggunaan kantong plastik. Kalau kita biasa ke warung untuk membeli barang-barang kecil yang bisa dibawa dengan tanggan kosong atau bisa dimasukkan kedalam saku, hindari meminta kantong plastik. Jangan merasa malu membawa barang anda sendiri dengan tanggan tanpa kantong plastik. Banggalah karena anda punya perhatian terhadap lingkungan.
  2. Buanglah sampah pada tempatnya dan jangan sungkan mempersilahkan pemulung untuk mengambil sampah plastik anda. Jangan terlalu curiga terhadap pemulung karena tidak sedikit pemulung membawa sampah plastic anda untuk didaur ulang. Pemulung juga berperan penting dalam melestarikan lingkungan.
  3. Kalau hanya mengunjungi tempat yang jaraknya beberapa puluh meter dari rumah kita, sebaiknya lakukan dengan berjalan kaki. Selain sehat, kita juga mengurangi emisi gas yang dikeluarkan kendaraan. Walupun jumlahnya sedikit akan tetapi jika kita melakukannya sesering mungkin akan berdampak besar pada lingkungan.
  4. Mulailah melakukan penghematan listrik. Tidak usah menyalakan listrik jika tidak perlu. Selain hemat tagihan listrik, menghemat penggunaan listrik juga berdampak positif bagi kelestarian lingkungan.
  5. Untuk melakukan refreshing, anda sesekali bisa mencoba memakai kendaraan tradisional (becak, benhur, bendi, dokar, cidomo, andong, dll)  untuk bepergian bersama keluarga. Selain menyenangkan, kita juga berperan dalam melestarikan budaya dan lingkungan.

Gambar diambil dari : http://www.nationalgeographic.com/

Bagi-Bagi Cerita (Jatuh Cinta)

Semua orang pasti pernah merasa jatuh cinta paling tidak suka dengan lawan jenis mereka. Saya gak tau definisinya, yah anggaplah hal seperti itu adalah jatuh cinta. Saya pun pernah merasakan hal yang sama, sama seperti orang pada umumnya. Saya gak tertarik untuk bercerita tentang jatuh cinta yang saya alami setahun atau dua tahun yang lalu saat saya dewasa. Yah gak tertarik aja & mohon jangan ditanya alasannya.

Saya lebih tertarik bercerita tentang cinta monyet. Saya gak tau dari mana asal kata ini, saya hanya meminjam istilah umum dimasyarakat untuk sebutan bagi remaja yang baru merasa tertarik dengan lawan jenis saja. Dulu waktu saya smp mungkin 7 atau 8 tahun yang lalu saya pertama kali merasa tertarik dengan wanita. Maklum sebelum itu masih sd, masih ingusan  & hanya tertarik dengan main, main, main, main dan belum ada beban (kadang saya menginginkan hidup seperti itu terus). Setelah itu saya merasakan hal yang aneh, mungkin seperti ciri-ciri laki-laki tumbuh dewasa dengan segala perubahan fisik dan psikisnya. Mungkin.

Dulu saya sekolah smp di Dompu, the beautiful place in the world (bagi saya pribadi dan kadang ada juga teman yang setuju). Di sekolah itu saya bertemu sahabat-sahabat terbaik yah kalau boleh dibilang seperti laskar pelangi tapi anggotanya lebih banyak sekitar 1 kelas. Bangunannya indah, setidaknya smp yang bangunannya terindah di kota itu yang pernah saya lihat. Di belakangnya ada rumah sakit umum daerah & kayaknya kami tidak memerlukan UKS (unit kesehatan sekolah) waktu itu dan UKS memang tidak ada. Alasan logisnya cuma dua, pertama karena di belakang ada rumah sakit, jadi kalau ada yang sakit tinggal diantar ke sana atau alasan kedua, sekolah kami tak punya biaya untuk bikin UKS dengan segala perlengkapannya. Entah lah.

Dulu tradisi di sekolah kami (mungkin sampai sekarang masih jadi tradisi), sebelum memasuki pagar sekolah kami harus memungut sampah, sisa-sisa dedaunan yang jatuh di depan sekolah baru lah kami diizinkan masuk, maklum lah sekolah kami gak punya tukang sapu khusus. Kalau sudah masuk wilayah sekolah kami wajib membersihkan kelas kami sendiri, dari mulai halaman depan dan belakang sampai ruang kelas, itu wajib. Yah maklum saja, sekolah kami tidak punya cleaning service. Kalau gak bersih siap-siap dimarah guru BP. Masyaallah, guru BP kami itu galaknya setengah mati, kulitnya hitam mungkin karena sering berladang, alisnya tebal, matanya merah mungkin karena kena debu saat menempuh perjalanan jauh dari rumahnya ke sekolah dan ringan tangan tapi beliau mendidik, walaupun dengan caranya sendiri. Beliau paling awal hadir di sekolah dibandingkan murid-murid. He is so cool.

Nah…….Gara-gara tradisi ini lah, pengalaman pertama saya suka dengan seorang gadis terjadi kalau istilah jaman sekarang mungkin jatuh cinta. Kalau masalah bersih-bersih kelas, dulu saya lebih memilih membersihkan jendela atau halaman melakang. Gak tau kenapa tapi enak aja rasanya membersihkan dua tempat itu. Dan juga dari kedua tempat itu saya bisa melihat anak-anak sekolah kelas lain mulai berdatangan memasuki sekolah, bisa melihat orang-orang ke kantor, bisa melihat benhur (andong), bisa liat bemo (angkot dengan musik DJ dangdut). Pokoknya kedua tempat itu PW (posisi weeenakkk) bagi saya.

Dari kedua tempat itulah saya pertama kali melihat gadis kecil belasan tahun berparas cantik jelita, anak umur belasan berkerudung putih seputih kulitnya tentunya dan berbibir merah. Dari jendela berdebu itu, pertama kali saya mengamati seorang gadis dan pertama kali pula saya merasakan hal yang aneh, bener-bener aneh. Seperti rasa senang yang menggelisahkan, rasa senang yang bisa buat cengar cengir sendiri, perasaan senang yang membuat saya sering bernyanyi, pesaraan sengan yang bisa buat saya rajin kesekolah pagi-pagi dan rajin bersih-bersih walaupun cuma bersih-bersih jendela.  Waw alangkah hebatnya perasaan itu, seperti doping untuk selalu bersemangat ke sekolah sekolah. Mungkin pelajaran yang bisa diambil yaitu kalau anak anda atau adik anda malas ke sekolah maka ajarilah tentang cinta. Itu dopingnya.

Gadis kecil itu cantik menurut saya pada saat itu, memakai tas ransel kecil dari kulit sintetis, wajahnya putih, pipinya kemerah-merahan, berjalan sendiri menuju sekolah, kadang  tersenyum, kadang sedih mukanya di pagi hari, jalanya kadang nunduk, mungkin takut tersandung batu, tapi matanya indah, bulet dan bersinar. Pertanyaannya, kenapa saya tertarik? Saya juga gak tau, saya kan hanya melihat dari jendela. Saya hanya menggosok-gosok debu di jendela sambil bernyanyi lagunya iwan fals ”mata indah bola pimpong, masih kah kau kosong”. Maklumlah masih remaja, yah tepatnya masih kecil.

Kalau ditanya tentang suaranya, apakah merdu? Wah jawabanya saya tidak tahu. Karena sampai saya lulus smp pun saya tidak pernah mendengar suaranya karena gak pernah ngomong, atau bercakap-cakap sedikit saja. Jangankan bercakap-cakap, melihatnya jalan saja jantung saya sudah dag..dig..dug.

Jadi kenapa saya suka? Saya juga gak tahu. Apa dia tahu? Kayaknya tidak, atau mungkin tau. Itu gak masalah karena zaman saya kecil dulu gak tau yang namanya pede kate, gak punya hape untuk smsan paling banter cuma berkirim salam. Apa saya berkirim salam? Saya rasa tidak. Karena saya gak mau orang tau. Malu rasanya, maklumlah masih kecil. Paling takut kena ejekan teman-teman. Tapi yang paling penting saya menikmati perasaan aneh itu, walupun sambil nge lap jendela atau memungut sampah dibelakang kelas. Tapi saya menikmatinya kawan.

Ini Dompu

Punya pantai yang indah

Ombaknya besar

Pasirnya putih

Orang-orangnya ceria dan bersahabat

Tanahnya subur

Foto-foto di atas hadiah pulang kampung kemaren. Entah kapan lagi saya bisa pulang kampung lagi.

conan dole is back……

Setelah sekian lama saya tidak log in ke blog ini akhirnya saya kembali. Kangen rasanya kalau tidak nge blog apa lagi udah hampir setahun tidak di up date.
Maaf buat yang sempet komen tapi saya gak balas. Bukan maksud untuk mengacuhkan tapi saya jarang nongol lagi gara-gara disibukkan hal-hal kecil. Mungkin untuk kedepan saya lebih banyak akan munculkan foto-foto hasil jepret selama se tahun ini.
Thanks…..

life is….

lautHidup itu seperti laut kadang tanang,  kadang bergelombang dan kadang ada badai.

karangHidup itu seperti laut. Tidak semulus yang kita bayangkan kadang ada karang-karang yang harus diterjang untuk mencapai suatu tujuan.

ombakHidup itu seperti laut. Menciptakan ombak untuk menerjang karang. Mengurai masalah menjadi pasir.

memecah karangHidup itu seperti laut. berani menggulungkan ombak untuk memecah karang. jangan kau kira memecah karang kehidupan itu bisa hanya dengan satu ombak. Hidup itu seperti laut. membenturkan ribuan ombak untuk menghancurkan karang.

all photos by conandole.

love is……wuwh…..

muda mudi

muda mudi

Berawal dari sepasanga muda-mudi yang terpaut hatinya, terbuai jiwanya, tertahan akal sehatnya oleh perasaan yang menyesakkan.

mawar

mawar

Lalu diberikan sekuntum bunga yang menggambarkan kesetiaan, keseriusan, perasaan yang……wuwh……..

awazzzzz

awazzzzz

Dan apakah semua berakhir seperti ini? who knows….no body know…..tapi hati-hati aja jangan terbuai dan jangan tergoda. awas SETAN hahaha

friendship and rock & roll

jogja

jogja

mereka disatukan oleh musik, jiwa rock &roll, anak muda yang bersemangat. Menantang dunia, menerjang tantangan. (where’s  me????)

hahaha cah pekok

hahaha cah pekok

Takkan kau temukan aku disitu karena aku hanya orang dibelakang layar, belakangggg sekali hahaha. keep spirit bro…….jangan lengah. apa lagi terhadap wanita hahaha. just kidding……