conclusion

LAPINDO

Juni 27, 2007 · 5 Komentar

 lumpur lapindo

Dunia menyaksikan, dunia berkomentar, dunia memberitakan betapa sedih dan memilukannya nasip orang-orang Porong yang rumahnya terendam lumpur panas. Hingga saat ini belum ada solusi yang terealisasi hanya janji-janji yang dilontarkan untuk sekedar mengganjal kesedihan mereka.
Ribuan orang hilang tempat tinggalnya dan para pelaku kejahatan lingkungan kelum juga diadili. Apakah harus menunggu air mata korban lumpur panas LAPINDO sebanyak lumpur yang menenggelamkan rumah mereka baru akan ada tindak lanjut yang pasti. Apakah lumpur harus ditukar dengan air mata darah? tidak cukupkah rumah dan harta benda mereka yang ditelan panasnya lumpur?

Kategori: Indonesia · conan dole's word

5 tanggapan so far ↓

  • kharies // Juni 28, 2007 pada 2:22 am

    Manusia memang sudah gila.mereka lupa yang memberi tempat bagi mereka untuk hidup,mencari makan&kekayaan mereka.Tapi mereka “memperkosa” bumi…untuk apa??semua karena ego mereka..tanyalah pada dirimu sendiri manusia…
    Bersabarlah saudara-saudaraku di sidoarjo…

  • superWenin9 // Juli 13, 2007 pada 4:20 pm

    aang..itu akibat global warming..karena ulah manusia (hahahahahaha jawaban yg aneh..)

    SALAM DUTA LINGKUNGAN MASA DEPAN…

    ………………sUpErdUpErWeNin9……………………..

  • H. C. Susatya // April 8, 2008 pada 5:27 pm

    alam sedang memperingatkan kita…

    so…

    Do Not Blame God..!!

  • conandole // April 9, 2008 pada 6:50 am

    @ susatya : betul sekali, manusia kadang tidak ingin hidup harmonis dengan alam

  • ocha sabrina // Mei 29, 2008 pada 1:01 pm

    mereka adlh manusia2 yg tidak bertanggung jwab yg telah membuat ribuan org menderita dan sensara…

Tinggalkan Komentar